The Brain (I)
The Owner's Manual for the Brain
          posted Jan 08 08
Telah lama saya ingin memiliki buku yang membahas mengenai "otak",  
dengan penulisan buku yang lebih umum, tetapi juga lumayan mendalam.
Tema atau topik dibahas dengan baik tanpa terlalu ngejelimat. Bidang ilmu
pengetahuan tentang otak tidak pernah saya pelajari secara mendalam
sebelumnya. Tentu saja sudah sering saya membaca
article di sana sini tetapi
ternyata tidak sistematis, sehingga bila temanya sudah mulai mendalam,
hilanglah di kepala hubungannya secara keseluruhan.

Kira-kira dua tahunan yang lalu, seperti biasanya bila ke toko buku (tidak perlu
saya sebutkan nama tokonya, di negeri kita ini paling hanya ada satu atau dua
toko buku yang besar dan lumayan lengkap koleksinya) mata mulai
berkeliaran men-
scan judul-judul buku yang menarik. Lumayan, merasa
beruntung hari itu, saya dapat membeli dan membawa pulang buku tentang
"otak". Judul buku eperti yang tercantum di atas, "
The Owner's Manual for The
Brain
", karangan Pierce J. Howard, Ph.D.

Buku ini sesuai dengan apa yang ingin saya miliki untuk dibaca, agar dapat
memperdalam pengetahuan saya tentang hal otak, dan pula bahan bacaan
yang tidak terlalu
ngejelimat. Penulis akan membahas beberapa topik dari isi
buku tersebut. Seperti apa yang telah disampaikan pengarang, Pierce Howard,
ia men-
design bukunya sebagai sebuah buku pegangan, sehingga dapat dibaca
bagian per bagian, tanpa harus dimulai dari halaman paling awal. Sedikit
introduction tentang pengarang, Pierce Howard memiliki sebuah perusahaan
yang bergerak di bidang konsultasi, termasuk di antaranya konsultasi di bidang
management. Untuk mengenal lebih jauh tentangnya, Anda dapat singgah pada
situs
centacs.com.

Gaya tulis  Pierce Howard sesuai dengan selera penulis. Cara menulisnya tidak
berlebihan, karena juga sebagian besar tulisan itu berupa hasil-hasil penelitian
para pakar terkenal di bidangnya masing-masing. Buku tersebut setebal
seribuan halaman. Bayangkan saja apa yang dapat saya bahas di sini sekedar
membangkitkan selera Anda, seperti halnya dengan saya, keinginan memiliki
buku ini. (Penulis tidak bermaksud mempromosikan buku ini dalam arti
komersil. Tujuan situs ini yang utama adalah  men-
sharing kepada pembaca
tentang pengetahuan, serta menyebutkan sumbernya.)

Buku yang saya miliki edisi tahun 2006. Buku terbagi dalam 10
Capital. Secara
keseluruhan terlihat bahwa penulisan buku berhubungan erat dengan aktivitas
pengarang sebagai
consultant sekaligus pemilik sebuah consulting company.
Pembahasan buku dirancang agar bagi Anda yang pemula di bidang ilmu
pengetahuan tentang otak, mudah mencernanya. Penulis pun berharap Anda
akan mendapatkan manfaat dari membaca tulisan ini, serta dapat digunakan
untuk kehidupan sehari-hari. Bagian-bagian yang akan dibahas meliputi tema
mengenai perkembangan otak, kesehatan, nutrisi, tidur, dan lain-lain.

Sel otak, NEURON

Otak manusia pada umumnya memiliki sekitar 23 milyar sel otak, neuron. Otak
seorang laki-laki biasanya memiliki 2 milyar lebih banyak
neuron, daripada otak
dari seorang perempuan. Satu sel
neuron terhubung dengan neuron-neuron
lainnya melalui "
connector" yang disebut Dendrite dan Axon. Keduanya
membentuk sebagai perpanjangan "tangan" dari sel
neuron atau soma. Sel
neuron menerima informasi dari sel neuron lain melalui dendrite. Dan untuk
meneruskan informasi yang diterimanya ke sel neuron berikutnya lagi melalui
Axon Terminal , seperti terlihat pada gambar skematis di bawah (a). Dua
connector

















ini menerima dan mengirimkan sinyal dalam bentuk electrical impulse dari satu
sel ke sel
neuron lain. Lokasi pertemuan ini  disebut Synapse, seperti yang
tertampak pada gambar (b). Pada s
ynapse inilah terjadi proses pengiriman






















informasi yang merupakan bentuk proses biokimia dan
electrochemical yang
rumit, dan tentang hal tersebut akan dibicarakan di bawah. Yang perlu kita
diketahui bahwa betapa kompleksnya alam otak manusia. Menurut perkiraan
hasil penelitian, satu sel
neuron memiliki 1.000 hingga 10.000 synapse. Bila
jumlah
synapse pada setiap neuron dikalikan dengan jumlah neuron pada otak
manusia, besaran kapasitas mengirim informasi dalam otak mencapai ratusan
trillion! Satu synapse dapat diumpamakan dengan satu byte pada komputer.
Berarti otak manusia memiliki kapasitas ratusan
terabyte (1 tera = 1.000 giga).
Menarik sekali, dari hasil penelitian menyimpulkan bahwa manusia hanya
menggunakan beberapa persen saja kapasitas otak.

Seperti juga pada buku karangan Daniel Goleman (
The Emotional Intelligence),
Pierce Howard menceritakan otak sebagai hasil evolusi yang dapat dilihat
kesamaan antara
homo sapien, primate, hewan mamalian, dan jenis reptile. Pierce
Howard menggunakan istilah
leopard brain (limbic system ) yaitu bagian otak
primitif mengontrol emosi, koordinasi gerakan,
instinct, sedangkan learning
brain
(cerebral cortex) yaitu bagian otak yang hanya terdapat pada manusia,
yang dapat menggunakan kata-kata, angka, dan memecahkan masalah. Pierce
Howard mengedepankan dua hal penting tentang otak, yaitu
RAS dan Gap. RAS
singkatan dari "
reticular activating system", dan Gap diambil dari kata synaptic
gap
, atau "ruang celah synapse".

RAS,
limbic system, dan cerebral cortex, menjadi satu kesatuan di dalam otak
yang mempangaruhi perilaku kita. RAS mengontrol
limbic system dan cerebral
cortex
dengan cara "toggle switch", cara ini ialah bila mengaktifkan salah satu
fungsi (
limbic system atau cerebral cortex), maka fungsi yang lainnya tidak aktif.
Bila kita dalam keadaan emosionel atau dengan istilah lain,
fight-or-flight
(melawan atau melarikan diri - ini reaksi spontan otak bila ada ancaman dan
merupakan strategi tubuh menyelamatkan nyawa), bagian
limbic system aktif,
dan
cerebral cortex tidak aktif. Sebaliknya bila bagian learning brain aktif, maka
bagian limbic system menjadi tidak aktif, dan kita dalam keadaan rilek dan
merasa tanpa ada ancaman.   

Penjelasan tentang
learning, proses otak yang belajar, dan synapse (halaman
53), Pierce Howard secara singkat dan informatif menggambarkan
perkembangan terakhir ilmu pengetahuan di bidang tersebut.
Learning telah
diketahui para pakar sebelumnya, dapat memperbanyak jaringan
synapse antar
neuron (bila dibandingan dengan komputer, merupakan penambahan "byte"
atau
memory). Berhubung sulit menterjemahkan secara tepat, penulis terpaksa
mengambil tulisan aslinya seperti di bawah ini:

    "Today we regard the synapse as the structural center but acknowledge the vast
    intercellular movement through blood and cerebrospinal fluid form the stage
    upon which our electrochmemical language plays out its drama. The alphabet of
    its physiological language is composed of over two hundred ligands."













Perlu diketahui,
synapse terdapat di luar sistem jaringan otak dan tersebar di
seluruh tubuh, di mana selalu terdapat
nerve cell. Fungsi synapse itu ialah
mengontrol semua jenis aktivitas organ di dalam tubuh. Jumlah
synapse ini jauh
lebih besar (>90%) dibandingkan
synapse yang terdapat pada otak, nervous
system
. Synapse di luar otak mengontrol muscle, gland (kelenjar yang mengatur
hormon
atau immun system.) dan lain-lain. Otak yang belajar (learning)
merangsang dan mengeluarkan
neurotransmitter (senyawa kimia) dari neuron ke
axon terminalnya. Istilah ligand, dari bahasa Latin ligare, artinya to bind,
mengikat. Apa yang terjadi pada
synapse adalah pelepasan neurotransmitter dari
axon terminal ke dendrite (dari neuron berikutnya). Di sini dalam arti kata yang
sempit,
ligand adalah senyawa kimia (neurotransmitter) yg dilepas dari axon
terminal
ke target receptor. Dalam hubungan ini Pierce Howard menjelaskan
fungsi beberapa
ligand atau neurotransmitter, seperti noradrenaline, calpain,
endorphins, serotonin, GABA, glutamate, acetylcholine. Selanjutnya penjelasan
secara mendalam fungsi masing-masing
neurotransmitter terdapat secara
terpisah pada beberapa
capital. Dalam arti kata yang luas pada pengetahuan
neuroscience, ligand (senyawa kimia berupa neurotransmitters, steroids, peptides.)
yang berhubungan dengan synapse, jenisnya sekitar 200.
Ligand dapat
dikeluarkan dari sel
immune, dan sel-sel lainnya, termasuk juga nerve cell.   

Secara garis besar,
ligand memberikan effek dalam 2 kategori, yaitu excitation
(activation) dan inhibition (menghambat). Misalnya, minum susu akan
menyebabkan dikeuarkan
neurotransmitter melatonin, yang mengaktifkan tidur.
Ini bekerjanya bersamaan dengan serotonin (penyebab
depression yang ringan
sekali). Bila menkonsumsi coklat yang mengandung
coffeine, ini akan
mengintervensi (
inhibition) proses tidur.     

Pierce Howard menekankan bahwa
nervous system sangatlah kompleks, dan
jangan mencoba meremehkan sistem kerjanya. Sebagai kesimpulan (berasal
dari peneliti lain, Black, 1991) kompleksitas tsb ditulisnya sebagai berikut
(
original text):

  • Circuit of neurons are electrochemically coded.
  • The circuits of a single neuron may use from two to five transmitters, or coded
    signal types.
  • One transmitter may respond to stimuli independent of other transmitters.
  • Each transmitter has multiple states (from two to three discrete states to a
    continuous state).
  • So, for example, four transmitter types with three states each (weak, medium,
    and strong) would possess the potential for 81 distinct neuronal states.
  • The number of neuronal states for a typical neuron may range from just under
    100 to the thousands.
  • Multiplying these numbers by        neurons gives you some idea of the
    complexity of the system.

Kompleksitas ini diumpamakannya seperti "giant equilizer". Penjelasan tentang
hal ini secara terperinci dan mendalam terdapat pada bagian yang khusus
(
Chapter 33, halaman 883).
Axon
Dendrite
Soma
Nucleus
Axon Terminal
a. Sel neuron
b. Synapse
English Summary
    The Owner's Manual for the Brain

    Long time ago, when I still did research work in biochemical laboratory, some
    how, if we talked about brain or neuroscience, it is part of the sophisticated
    frontier area. Today, even after 20 years something it is still the research area, in
    my opinion, a never ending journey of scientific activity. It is very fascinating how
    does our brain work. Thanks to the progress in research tool, such as
    biotechnology, genetic engineering and information technology, we now know
    better about the function of its part. I personally have a very limit of knowledge
    about it, and it is my desire to understand better about the function of our brain.

    Reading the book from Pierce J. Howard (PJH), "The Owner Manual for the Brain"
    it helps me a lot through the easiest way to understand about brain. PJH is
    talented to use simple language writing such a difficult thing like brain, that I
    don't feel it is hard to swallow or to understand. There are plenty of up to date
    references that surely we can further searching the original articles and to study
    more in detail about specific topic, if we need it.

    This is the first part of discussing about PJH's book. The purpose of writing about
    his book is simple to communicate with some readers, who do not have time or
    chance to get to his book. I am not going to go through the book page by page.
    Instead of that, I will just pick up the basic part of the book, which will give us
    proper understanding about brain. In this way I wish it would provide to some
    reader some knowledge which will be useful for their daily life. These are about
    brain development, health, nutrition, sleep and so on. Naturally since this web
    site committed to bring "stress" as its main topic. So any time we will put it in the
    discussion.

    Some basic terms in neuroscience, such as dendrite, axon, synapse,
    neurotransmitter and its active chemical, ligand, are discussed in the article. I
    mention also, maybe it is a good reference for some people already read book
    from Daniel Goleman "Emotional Intelligence", that PJH explains in an easy way
    things like limbic system (He calls it leopard brain), and cerebral cortex (as
    learning brain). And how RAS, reticular activating system works in our brain. PJH
    also compares the similarity between brain and computer system, how it
    organizes.  
Search MedlinePlus:
Google