| Abraham Hoffer dan bukunya: The New Orthomolecular Nutrition Pandangan tentang vitamin menurut Orthomolecular Nutrition Di Amerika, berkembangnya kesadaran akan pentingnya fungsi vitamin terhadap kesehatan, timbul pada tahun 1915, dengan penemuan Dr. Goldberger terhadap penyebab penyakit Pellagra. Cir-ciri terinfeksi penyakit ini dengan gejala kulit yang rusak, dan gangguan sistem syaraf. Mengatasi penyakit ini dapat dilakukan dengan pemberian tryptophan (asam amino) dan vitamin B3 (nicotinic acid) dalam dosis tinggi. Penyebab timbulnya penyakit tersebut dikarenakan nutrisi makanan yang tidak seimbang. Antara tahun 1915 hingga 1940, penggunaan terapi vitamin tersebut sangat populer, dan kemudian karena penyakit telah teratasi, kecendrungan dunia kedokteran menganggap, tidak perlu lagi menggunakan vitamin sebagai cara penyembuhan. Padahal manifestasi penyakit modern society adalah komplek, dan di antaranya sebagai penyebab ialah nutrisi makanan yang tidak seimbang. Orthomolecular nutrition memandang kebutuhan setiap orang terhadap nutrisi berbeda. Seseorang cukup dengan dosis rendah kebutuhannya akan vitamin B3, tetapi pada orang lain kebutuhannya dapat berbeda, mungkin 10 kali, atau malah 100 atau 1000 kali lebih tinggi dosisnya. Begitu juga terhadap dosis nutrisi yang lainnya. "Mesin" dalam tubuh kita pada micro level, merupakan proses biokimia. Proses biokimia menggunakan sekian banyak jenis enzyme. Sehingga bila enzyme tertentu untuk reaksi biokimia tertentu tidak cukup atau lengkap, ini bisa disebabkan ciri-ciri genetika, atau pun perubahan setelah lahir, maka seluruhan proses reaksi akan tersendat. Hal yang demikian tidak terbatas pada penyakit yang berhubungan dengan kekurangan nutrisi atau vitamin, tetapi juga dapat terjadi pada penyakit lainnya. Abraham Hoffer menyunting tulisan dari Machlin L.J. (4) tentang sejarah perkembangan vitamin sebagai berikut:
Buat Abraham Hoffer, perkembangan ini menggembirakan, dunia kedokteran telah dapat menerima, biarpun belum sepenuhnya, peranan nutrisi terhadap kesehatan. Sejak itu, tulisan dapat diketemukan di sekian banyak jurnal tentang nutrisi, baik itu berupa vitamin, essential fatty acids, asam amino, dan lai-lain. Persepsi mengenai dosis penggunaan nutrisi atau vitamin yang tidak tepat, rupanya masih tetap melekat kuat pada sebagian praktisi di bidang kedokteran. Orthomolecular nutrition menyatakan setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda terhadap nutrisi, sehingga kebutuhan tiap individu perlu diketahui sebelumnya, baru dapat menentukan dosis yang tepat berapa. Di sini rupanya, orthomolecular nutrition masih meraba-raba juga bagaimana caranya mengetahui kebutuhan nutrisi tersebut bagi masing-masing individu untuk menjaga kesehatannya. Seperti yang disebut Abraham Hoffer, trial and error. Apakah ini merupakan perkembangan dunia nutrisi berikutnya yang perlu di-explore, sehingga pada suatu saat di masa depan, masing-masing individu dapat mengetahui profil nutrisinya dengan mudah. Nutrisi lainnya Nutrisi lainnya yang banyak dibahas Abraham Hoffer ialah mineral. Kami tidak membahas lebih jauh tentang ini. Perkembangan terakhir tentang pengetahuan di bidang nutrisi mineral sudah banyak dipublikasikan. Juga mengenai asam lemak tidak jenuh seperti jenis omega-3, Abraham Hoffer tidak banyak bercerita, namun pada artikel lain di situs ini Anda dapat membaca tentang ini. Demikian pula halnya dengan asam amino, ia tidak banyak mendiskusikan hal tersebut, padahal fungsi aessential amino acid juga penting sekali. Formula vitamin anti stress Yang menarik, atas desakan banyak pihak yang menanyakan kepada Abraham Hoffer, mengenai formula vitamin anti stress. Beliau terpaksa menuliskan resep yang digunakannya sendiri untuk kesehatan. Seperti pejelasannya kebutuhan tiap orang berbeda, jadi resep demikian pun tidak berlaku untuk semua orang. Di bawah hanya ditulis nama-nama nutrisi yang dimakannya tanpa mencantumkan dosis dari masing-masing:
Pantothenic acid Vitamin C Vitamin E Vitamin A dan Vitamin D di dalam cod liver oil capsules Mineral calcium dan magnesium berbentuk tablets of dolomite Zinc gluconate Chromium dari brewery yeast Iron bila anemic dan ada anjuran dokter Akhir kata, tujuan membahas buku dari Abhram Hoffer, terutama mencoba membantu pembaca yang kurang mengenal tentang nutrisi. Pandangan orthomolecular dapat bermanfaat bagi kita semua. Karena apa yang dianjurkan adalah pendekatan secara alami. Mengingat perkembangan di dunia barat dengan kemajuan industri dan technology, telah banyak mengabaikan kesehatan banyak individu, malahan bila kondisi parah akhirnya yang bersangkutan bisa terjangkit penyakit kronik. Perkembangan technology sekarang ini masih lambat menunjukkan perhatiannya ke arah kesehatan individu. Sebaliknya, banyak promosi di bidang nutrisi yang membingungkan, sehingga konsumen tidak diuntungkan, harus mengkonsumsi nutrisi yang mana. References 4. Machlin, L.J. Introduction. Annals. New York Academiy of Sciences. 669:1-6, 1992 |
| English Summary |
This article is a reading summary from Abraham Hoffer's (AH) book, "Putting It All Together: The New Orthomolecular Nutrition", published in 1996. I learn a lot from this book. The concept of orthomolecular was coined by Linus Pauling, a two times Noble Price winner, back in 1968. He wrote an article in Science ( April 19, 1968, p. 265) ".... I have reached the conclusion that another general method of treatment, which may be called orthomolecular therapy, may be found to be of great value, and may turn out to be the best method of treatment for many patients.". However, Linus Pauling (LP) himself actually was influenced and based on AH and other research studies, to develop that concept. AH is a doctor trained in psychiatry. Previously he graduated from Biochemistry and working for a flour meal factory, as a researcher in vitamin. After getting his medical degree, he worked on mental diseases caused from malnutrition, such as schizophrenia. At that time, in the 50s and 60s, Western countries, especially in North America, dietary habit of people moves in the direction on more carbohydrate, refined sugar, and high fat consumption, the latest with trans fat. AH speciality is in treated disease using vitamin B, nicotinic acid (niacin), and also many other vitamins. He criticized the official recommendation on using low doses of vitamin, which is more appropriate for normal people need. In fact around 50 percent of population affected by imbalance of nutrition, so this recommendation in the praxis doesn't have any value at all. Because the doses AH used fro treating disease quite high than usual, he called it mega doses or mega vitamin. The year 1935 to 1945 in America marked with popularity of using vitamin in the medical treatment. It is because vitamin could be produced in big amount and getting cheaper. After that however, medical doctor shifted more and more of using antibiotic and psychiatric drugs. The reason of this shift is, LP guessed, could be that vitamin was perceived as only lack of nutrition, since at that time, there was no more that kind of issue, no more question about low vitamin in population. Besides, mental diseases, from the stand point of traditional psychiatry, it is entirely of mental problem and no relation with nutrition issue. Only today we know, certain eating habit with high refined sugar causes so many diseases what we know as modern diseases, such as diabetes, obesity, cardiovascular disorder, and so on. AH and LP not only pioneering orthomolecular therapy, medicine, and nutrition, they are also pioneering the modern view of nutrition. According to orthomolecular concept,there are at least 45 nutrients that we have to get enough from outside our body, theses vitamins, minerals, essential amino acids, essential fatty acids, and many other micro-nutrition. Another important statement AH always emphasises is that, human body need of nutrition is different between one individual to another. This difference is due to the different physiological need and genetic variety. The machinery of enzymes, which are the biochemical reactions, in our body differs in each person. Some people are sufficient for their daily intake of couple mg vitamin B3, but it can be different to other group of people, they may need 100 times or even 1000 times higher doses of it! This reality is often ignored in medical professional. Another advantage of using nutrition to treat disease is that, there is no such a side effect, because the chemical constituent is part of the system for our body. It is not the case with antibiotic or psychiatric drugs. Like modern nutritionist, AH also suggest, the best food is closed to their natural before treatment - the wholesome or whole food. This is the way foods were processed before the era of industrialization about 150 years ago. The industrialized food processing has ruined or damaged the nutrition in food, and instead of it, in order to prolong the shelve life additives are added. This is the reason why many people can get food allergy. |

|
|